BANTAENG - Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mendesak agar Polres Bantaeng segera menuntaskan kasus penculikan disertai pemerkosaan terhadap anak-anak.
“Ini kan sudah kasus ketujuh, jadi seharusnya polisi bertindak tegas dan serius mengusut kasus tersebut agar lagi memakan korban,” kata Ketua Komisi I DPRD Bantaeng, Anas Hasan, Rabu (14/3/2012).
Menurut legislator Barnas tersebut, sudah seharusnya polisi membentuk tim khusus mengungkap kasus yang sudah sangat meresahkan warga tersebut. Adanya tim khusus bertujuan agar penanganan kasus ini lebih fokus.
Lebih lanjut, Anas menyebutkan barang bukti yang sudah ada di tangan polisi tersebut sudah membuka jalan untuk mengungkap kasus.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Dodik Susianto menyebutkan pihaknya tengah membentuk tim khusus. Selain itu, dalam polisi juga membuat sketsa wajah pelaku yang dianggap sangat mengetahui medan di seputar pantai di pesisir Lamalaka itu.
“Insya Allah kalau sudah dibuatkan sketsa wajahnya, nanti saya hubungi,” jelas Dodik.
Dia menduga pelaku penculikan merupakan sindikat, sebab dari beberapa kejadian ciri-ciri pelaku berbeda.
Sekedar diketahui, kasus penculikan disertai kekerasan sekusual pada anak sudah terjadi di Bantaeng sejak akhir 2010 lalu. Modus penculikan sama yakni dilakukan antara pukul 00.00 Wita hingga 05.00 Wita pada korban yang berusia di bawah 10 tahun dan berdomisili di pesisir pantai.
Di Kabupaten Bantaeng sendiri sudah terjadi tujuh kasus dan satu lagi di Kabupaten Jeneponto.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.