Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Libatkan Militer, SBY Gagal Majukan Mutu Pendidikan

Carolina Christina , Jurnalis-Selasa, 17 April 2012 |08:56 WIB
Libatkan Militer, SBY Gagal Majukan Mutu Pendidikan
Ilustrasi (Foto: okezone)
A
A
A

JAKARTA- Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai gagal memajukan mutu pendidikan menyusul pelibatan TNI dan Polri untuk mengawasi Ujian Nasional (UN).

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan, pada prinsipnya Ujian Nasional seharusnya diselenggarakan dengan suasana tenang dan nyaman.

Namun, kata Arist, pemerintah sengaja menciptakan kondisis yang mencekam. Misalnya, melakukan pengawalan ketat oleh polisi dan tentara untuk menghindari kebocoran serta memeriksa siswa dengan alat detektor.

"Saya juga pernah punya pengalaman mengikuti UN, namun saat itu kami dibekali oleh para guru adalah rasa percaya diri untuk mengikuti ujian dan bukan rasa takut seperti yang dilakukan pemerintah saat ini," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (17/4/2012).

Ditambahkan Aris, apa yang dilakukan pemerintah saat ini akan berdampak pada psikologis anak. Selain itu, dampaknya juga akan dirasakan para orangtua, guru, dan juga pejabat di tingkat pendidikan.

"Ujian Nasional harusnya dibuat setenang dan senyaman mungkin. Namun kadang kondisi ini dimanfaatkan oleh segelintir orang yang hanya mengejar target mutu pendidikan dan bukan melihat kecerdasan dari anak," ungkapnya.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement