Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perusahaan Media Harus Bertanggungjawab Atas Keselamatan Jurnalisnya

Isnaini , Jurnalis-Jum'at, 04 Mei 2012 |19:11 WIB
Perusahaan Media Harus Bertanggungjawab Atas Keselamatan Jurnalisnya
ilustrasi (okezone)
A
A
A

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mencatat sedikitnya ada delapan kasus pembunuhan jurnalis yang tidak diusut tuntas dan pelakunya hingga kini belum diadili. Para pembunuh jurnalis luput dari penyelidikan, penyidikan, dan proses hukum di pengadilan.

Kekerasan terhadap wartawan kerap terjadi saat menjalankan tugasnya dan terkadang saat para jurnalis tersandung kasus kekerasan,media yang menaunginya turut melakukan impunitas dengan melepas tangan tidak mau turut campur.

Terkait hal ini, Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat Dewan Pers, Agus Sudibyo mengatakan, jika terjadi sesuatu dengan jurnalis, media harus bertanggungjawab, tanpa melihat status kekaryawanan jurnalis tersebut.

"Jurnalis sering dipaksa menanggung risiko yang seharusnya menjadi tanggungjawab medianya," ujarnya di Jakarta, Jumat (4/5/2012).

Hal senada diungkapkan Ketua AJI Indonesia, Eko Maryadi, saat ini Indonesia masih berada dalam kebebasan pers yang semu.

"Kita bisa bebas menyiarkan informasi kepada publik, tetapi tidak dijamin keselamatannya," cetus dia.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement