POLHUKAM

Kasus Hambalang, Harusnya Sudah Ada Tersangkanya

Selasa, 12 Juni 2012 14:52 wib
Awaludin - Okezone
Ilustrasi (Foto: okezone) Ilustrasi (Foto: okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harusnya sudah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan sport center di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Pakar Hukum Pidana, Yenti Garnasih, menilai kasus tersebut dijadikan lama, seharusnya sudah ada yang dijadikan tersangka.

"Kasus Hambalang ini terlalu lama, seharusnya ada orang-orang tertentu yang sudah jadi tersangka. Banyak yang bicara kalau Anas Urbaningrum, seharusnya Andi duluan soalnya dia Kemenpora," ucapnya saat diskusi {Kenapa Pejabat Pajak Kelas Teri Ditangkap}, tapi pejabat dan penyuap kakap dibiarkan gentayangan di Istana di Rumah Perubahan 2.0, Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2012).

Kata Yenti, penetapan tersangka nantinya akan bisa dijadikan alat-bukti dan akan mengetahui siapa aktor di balik semuanya.

"Jadi bisa kemana-kemana, tidak bisa kemungkinan dijadikan alat bukti atau tidak," tambahnya.

Yenti menambahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jangan mengurusi kasus-kasus korupsi pajak yang nilainya kecil, melainkan banyak kasus pajak yang besar.

"Di KPK banyak kasus besar, yang menarik perhatian dan sangat subjektif. KPK hanya boleh menangani kasus besar. Kalau kasus pajak yang nilainya kecil diserahkan kepolisian saja," tutupnya. (crl)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
  • resaresi » 0 Tanggapan
    kpk mata hatinya mulai agak lamurrrr....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mahmud sengaji sh.m.hum » 0 Tanggapan
    kasus hambalang seharusnya kpk masuk lewat penga kuan nazarudin dan mindo rosalina sebagai satu alat bukti ditambah dengan keterangan peserta kongres maka sudah memenuhi 2 alat bukti untuk kpk meningkatkan status hambalang keproses penyidikan, tunggu apalagi kpk jangan bersandiwara melulu, rakyat menunggu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sumini drajat » 0 Tanggapan
    klu memang kpk masih takut dng kekuasaan,lebih baik tuh yg bekoar koar dan janji tdk takut dng kekuasaan.dan tdk mau diintervensi dri manapun jga...lbih baik mundur dan pulang kamoung ajah dahh
    Beri Tanggapan Laporkan
  • danikobar » 0 Tanggapan
    udah mndingn ngk ush bntuk kpk sgla,bkin rkyt jngkel sja,krn dri dlu kpk cmn plih tebng
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »