Puluhan Pasien RS Pulang Paksa Demi Berlebaran

|

Ilustrasi (Okezone)

Puluhan Pasien RS Pulang Paksa Demi Berlebaran

BUKITTINGGI - Merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halama tidak saja merupakan keinginan warga perantau. Keinginan kuat berlebaran di rumah juga dirasakan oleh pasien yang sedang dirawat di rumah sakit seperti di rumah sakit Ahmad Mukhtar, Bukittinggi, Sumatera Barat.  

Para pasien ini memilih pulang paksa agar dapat merayakan lebaran di rumah bersama keluarga dan anak-cucu di rumah masing-masing. Langkah itu dilakukan sembari berharap agar kebahagian berkumpul pada momen lebaran dapat mempercepat proses pemulihan kesehatan si pasien.

 

Mereka lebih memilih kembali berkumpul dengan keluarganya, meski proses pemulihan dalam perawatan yang dilakukan belum dinyatakan sembuh total oleh dokter rumah sakit.

 

Murni, salah seorang keluarga pasien mengaku, orangtuanya yang sedang dirawat tidak ingin melewatkan lebaran di rumah sakit. Ia memilih pulang untuk dirawat di rumah agar bisa berkumpul dengan keluarganya meski masih dalam masa pemulihan.

 

“Besok kan mau lebaran jadi enakan lah di rumah, cucu nenek juga banyak yang menunggu di rumah.. sebetulnya belum boleh pulang tapi nanti habis lebaran kalau belum sembuh ya dirawat lagi,” kata Murni, Jumat (17/8/2012).

 

Menurutnya, dengan merayakan lebaran sambil berbahagia bersama keluarga dan anak-cucu diharapkan dapat mempercepat pemulihan kesehatan pasien.

 

Sementara itu Direktur Bidang Keperawatan RSAM Bukittinggi, Gusbet, mengungkapkan, jumlah pasien yang pulang paksa menjelang lebaran ini berjumlah 47 orang dari total pasien rawat inap sebanyak 620 orang. Sebagian besar mereka meminta pulang pada H-3 dan H-2 lebaran.

 

Dia menambahkan, dokter yang menangani pasien sebenarnya tidak mengizinkannya mereka pulang. Sebab, pasien tersebut harus menjalani perawatan hingga beberapa hari ke depan. Keluarga yang ngotot minta pulang akan diizinkan dengan syarat menandatangani surat perjanjian.

 

Setelah lebaran, para pasien yang sebelumnya memilih pulang paksa tersebut lanjut dia, akan kembali menjalani rawat inap. Para pasien ini kemudian melanjutkan perawatannya sampai dengan tahap pemulihan.

(put)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mayat dalam Bak Mandi Korban Pembunuhan