Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jika Konflik Syiah Berlanjut, Madura yang Dirugikan

Misbahol Munir , Jurnalis-Senin, 27 Agustus 2012 |20:07 WIB
Jika Konflik Syiah Berlanjut, Madura yang Dirugikan
Ilustrasi (Foto: Dok Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Achsanul Qosasi menyesalkan terjadinya konflik horizontal warga di Sampang, Madura yang menyebabkan tewasnya dua pengikut Syiah. Konflik itu menurut dia, seharusnya tidak terjadi, apalagi Madura sudah memasuki era keterbukaan informasi.

Semestinya keterbukaan dan kemudahan akses menjadi sarana agar masyarakat tidak mudah terprovokasi.

"Isu SARA semestinya sudah tidak terjadi lagi di Madura. Perkembangan informasi dan akses masuk ke Madura yang begitu mudah harus disambut dengan pembekalan yang intensif kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah termakan isu," ungkap politikus asal Sumenep, Madura itu kepada Okezone, di Jakarta, Senin (27/8/2012).

Kata dia, jika peristiwa semacam itu terus berulang maka Madura dapat dirugikan. Oleh sebab itu, dia berharap kerukunan dan kebersamaan bisa ditingkatkan dan terus dijaga.

"Madura dirugikan jika terus terjadi saling bunuh. Kebersamaan Madura harus kita jaga," kata dia.

Kekerasan yang menewaskan dua warga itu lanjut dia, tak dapat dibenarkan atas nama apapun. Sebab agama sendiri menghargai perbedaan keyakinan. Warga Madura harus selalu menumbuhkan energi positif.

"Agama itu menyeragamkan perbedaan dan menghargai keragaman. Rakyat Madura harus tetap menumbuhkan energi positif. Membunuh itu menghilangkan hak orang untuk hidup," kata dia.

Dia berharap insiden ini merupakan terakhir kalinya dan masyarakat tidak mudah terpancing dengan adu domba yang bisa memecah belah kerukunan masyarakat Madura.

"Semoga ini kali terakhir terjadi pembunuhan sesama Madura. Kita harus bersatu, jangan mudah percaya pada issue yang memecahbelah Madura," jelas dia.

Kata dia, musuh yang harus dilawan bukan sesama masyarakat madura, melainkan setan dan iblis. "Musuh kita adalah setan dan iblis bukan orang madura sendiri," tukas dia.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement