Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pagi Ini, Pemadaman Api Hutan Gunung Batur Dilanjutkan

Rohmat , Jurnalis-Kamis, 27 September 2012 |06:30 WIB
Pagi Ini, Pemadaman Api Hutan Gunung Batur Dilanjutkan
Ilustrasi
A
A
A

DENPASAR - Petugas gabungan melanjutkan pemadaman api yang membakar sekira 50 hektare hutan di lereng Gunung Batur Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pagi ini.

Kebakaran yang melanda hutan di lereng Gunung Batur terjadi sejak Selasa 24 September sore dan sampai tadi malam api sejumlah titik api belum berhasil dipadamkan.

Api membakar hutan di bagian barat dan selatan gunung, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Yeh Mampeh di Desa Batur Selatan. Namun, api hanya membakar semak-semak kering di wilayah tersebut.

"Kami dapat laporan dari penjaga polisi sejak Selasa 25 September sekitar pukul 17.00 Wita, sampai tadi malam pukul 21.00 Wita masih ada titik api," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Bangli (BPBD), Dewa Agung Suryadi, saat dihubungi okezone, Kamis pagi (27/9/2012)

Sebanyak 346 petugas terdri tim penyelamat, PMI, TNI, Polri, Bencana Badan Response (Tagana) telah naik ke gunung untuk memadamkan api secara manual sejak pagi hingga sore.

Selain BPBD Kabupaten Bangli, juga tim dari BPBD Badung dan Karangasem Badan turut membantu upaya pemadaman.  Hari ini, turut bergabung petugas BPBD Kabupaten Buleleng.

"Dibutuhkan setidaknya 1,5 hingga 2 jam untuk mencapai titik api dengan berjalan kaki," kata Suryadi. Sejuah ini, belum diketahui pasti penyebab kebakaran di lereng gunung berhawa sejuk ini.
 
Sebanyak 11 alat pemadam kebakaran kecil (tabung pemadam ukuran kecil) dikerahkan. mereka juga membawa beberapa alat sederhana seperti cangkul dan sabit untuk menggali parit di sekitar lereng gunung untuk mencegah kebakaran menyebar.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement