JAKARTA - Kerahasiaan data dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang digunakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus terjaga dengan baik. Terlebih saat ini KPU bekerjasama dengan International Foundation Election System (IFES), yang merupakan pihak asing.
"KPU harus bisa keep itu, apa mungkin kita bisa mengambil data Amerika dan Inggris. Jangan sampai kita telanjang betul di mata negara luar," ungkap Ketua Fraksi PAN, Tjatur Sapto Edi di Gedung DPR, di Jakarta.
Wakil ketua Komisi III DPR ini menambahkan, semua data inti politik yang berada di Sipol, merupakan data bangsa. Sehingga, data dan informasi tersebut harus terjaga karena ini rahasia negara. "Sebisa mungkin data dan informasi menjadi rahasia negara. Kerjasama cukup pelatihan," tegasnya.
Menurut Tjatur, kerjasama dengan IFES dapat dilakukan selama dapat membantu, dan menjaga kerahasiaan datanya. "Kita harus mulai mengarah ke IT, Sipol itu belum sempurna amat-amat, programnya masih pakai excel 2003. Kami saja pakai excel yang baru," tutupnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.