Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akbar: Evaluasi Pencapresan Ical Demi Kemenangan Golkar

Catur Nugroho Saputra , Jurnalis-Senin, 31 Desember 2012 |14:20 WIB
Akbar: Evaluasi Pencapresan Ical Demi Kemenangan Golkar
A
A
A

JAKARTA - Dewan Pertimbangan Partai (Wantim) Golkar kian gencar meminta pecapresan Aburizal Bakrie dievaluasi jika memang tingkat elektabilitasnya tidak membaik. Ketua Wantim, Akbar Tanjung mengatakan, itu dilakukan hanya semata-mata demi kemenangan partai beringin.

Menurut Akbar, kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2014 nanti juga akan menjadi kemenangan bagi calon yang diusung.

"Kemenangan Partai Golkar, kita pun semakin menjadi yakin dan percaya diri, capres Golkar dalam hal ini Aburizal Bakrie juga akan memiliki peluang untuk meraih kemenangan," kata dia di Balai Kartini, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (31/12/2012).

Dia meyakinkan, jika surat wasiat yang berisi permintaan evaluasi pencapresan Ical bukan kehendak dirinya saja tapi juga merupakan aspirasi yang disampaikan oleh kader di daerah.

"Dalam berbagai kesempatan saya ke daerah, kemarin saya ke Blora, Jawa Tengah menyampaikan hal yang sama. Masa itu tidak boleh disampaikan seperti itu," ujarnya.

Pria berkacamata itu menambahkan, dengan mengirim surat wasiat itu tidak sampai membuatnya harus mundur dari jabatannya. Pasalnya, kebijakan itu diambil memang sesuai dengan jabatannya sebagai ketua wantim.

"Masa sebagai ketua dewan pertimbangan saya menyampaikan surat dan menyampaikan pendapat sejalan dengan surat dewan pertimbangan, masa dijadikan dasar untuk mundur," ungkapnya.

Selain itu, Akbar menuturkan, jika permintaan mundur karena surat rekomendasi Pencapresan Ical tersebut, berarti tidak hanya dirinya saja yang mundur melainkan seluruh anggota Dewan Pertimbangan. Dikatakannya, hasil keputusan Dewan Pertimbangan Golkar itu harus disamapaikan ke publik karena dirinya menjabat sebagai ketua.

"Karena itu hasil dari pada keputusan dewan pertimbangan," tuturnya. (trk)

(M Budi Santosa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement