Maharani Tergopoh-gopoh Tinggalkan KPK

|

Maharani (Foto: Heru H/Okezone)

Maharani Tergopoh-gopoh Tinggalkan KPK

JAKARTA - Maharani Sociyono, saksi kasus suap impor daging di Kementrian Pertanian, bak supermodel saat muncul di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diburu banyak kamera dan juru warta usai diperiksa sebagai saksi bagi tersangka penerima suap Ahmad Fathanah.

 

Maharani keluar dari Gedung KPK pukul 13.20 WIB. Tampil mengenakan baju lengan panjang dan celana jeans hitam, Maharani tergopoh-gopoh melewati barisan fotografer dan juru kamera yang seperti tidak mau melewatkan momen kehadirannya itu.

 

Maharani menolak buka mulut ihwal materi pemeriksaan hari ini. Di bawah kawalan seorang pria yang diduga ayahnya dan puluhan polisi, Maharani melenggang dan langsung naik taksi.

 

"Sori, sori, sori," singkat Maharani sebelum memasuki taksi, Rabu (6/3/2013).

 

Selain Maharani, KPK juga memanggil Ridwan Hakim, Yova Deva Koswelly, Hedwig Andry Lesmana, Ahmad fathanah, dan Abdi Arya Effendi. "Mereka diperiksa sebagai saksi," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jakarta.

 

Maharani dinilai mengetahui transaksi suap itu karena turut tertangkap dalam operasi Tangkap Tangan di kamar Hotel Le Merididen, Jakarta Pusat, berdua bersama Ahmad Fathanah, 29 Januari lalu. Ahmad mengajak Maharani check-in usai menerima Rp1 miliar dari Juard Effendy dan Arya Abdi Effendy, dua direksi PT Indoguna Utama.

 

Meski tidak ada di tempat peristiwa, Luthfi Hasan Ishaaq dinyatakan KPK turut terlibat karena diduga menjual pengaruh bisa menyerit Kementerian Pertanian di perusahaan spesialis importir daging itu.

 

Sebagai barang bukti, KPK menyita uang Rp1 miliar yang terdiri dari pecahan Rp100 ribu dari tangan Ahmad Fathanah. Selain itu, di belakang jok mobil Ahmad Fatanah KPK mengamankan sejumlah buku tabungan dan beberapa berkas di kantong plastik hitam.

(lam)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Setelah Anaknya Dikubur, Ibu Ini Alami Perampokan