Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PKS: KPK Salahi Adat Saat Akan Sita Mobil

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Rabu, 08 Mei 2013 |06:02 WIB
PKS: KPK Salahi Adat Saat Akan Sita Mobil
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Pernyataan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Johan Budi tentang adanya upaya puluhan orang untuk menghalangi petugas KPK saat ingin menggelandang lima unit mobil mewah dari Kantor DPP PKS, yang di duga terkait kasus pencucian uang dengan tersangka Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), dibantah oleh partai berlambang bulan sabit kembar tersebut.
 
Menurut Humas DPP PKS, Mardani Ali Sera, pihaknya secara utuh mendukung KPK dalam penegakan kasus korupsi di Indonesia. “Tidak ada itu. Kami tidak pernah menghalang-halangi KPK,” tegasnya saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (7/5/2013).
 
Namun, Mardani sedikit menyesalkan cara petugas KPK dalam melakukan penyitaan. “Masalahnya adatnya saja, yang namanya satpam kan memang tugasnya menjaga dan mobil itu ada yang punya. Jadi kalau bukan orang yang punya yang ambil, ya pastinya enggak akan dikasih,” terangnya.
 
Jika saja KPK menggunkan adat yang baik, kata dia, tentu
pihaknya dengan senang hati mendukung aksi KPK dalam memberantas tindak korupsi.
 
“Jadi saya tegaskan bahwa PKS tidak pernah menghalang-halangi. Jangankan Cuma mobil yang mau disita, Pak Luthfi saja diminta saja kita kasih,” tegasnya.

(Catur Nugroho Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement