JAKARTA - Pengamat Politik The Sun Institute, Andrianto menilai Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais berkeinginan menduetkan Joko Widodo dengan Hatta Rajasa dikarenakan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu, melesat tinggi dan melampaui kandidat Capres lainnya.
"Kalau bicara hari ini, wajar Amien Rais sorongkan Jokowi, mengingat elektabilitasnya paling unggul melampaui kandidat capres lain, apalagi sesama Wong Solo tentu. Amien punya preferensi dengan Jokowi," ujar Andrianto kepada Okezone, Jumat (19/7/2013).
Menurutnya, dalam ilmu penerawangan apabila hari ini Presiden RI dari orang Jawa Timur, dan tahun besok adalah orang Jawa Tengah.
"Dalam ilmu futurologi atau penarawangan, bilamana Presiden hari ini orang Jatim (SBY/Pacitan), tentu berikutnya adalah orang Jateng kan?," lanjutnya.
Kata Sekerteris Jenderal (Sekjen) ProDem ini, mantan Ketua MPR itu, mempunyai pandangan yang realistis. Namun, kesannya malah pragmatis. "Dalam politik memang harus banyak opsi, apalagi soal Pilpres," jelasnya.
Sebelumnya, Amien mendapatkan masukan dari para dosen untuk menduetkan Hatta dengan Jokowi. Karena keduanya layak pasangan bapak proklamator Indonesia, Bung Karno dan Bung Hatta.
Amien Rais bisa berbicara soal mimpi dosen-dosen UGM ini karena di kampus ini ia menjadi salah satu guru besarnya. Namun, ia mengelak untuk membicarakan sikapnya soal wacana memasangkan Jokowi dengan Hatta di pemilihan mendatang.
(Catur Nugroho Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.