Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gawat, Semua Lembaga Negara Terindikasi Korupsi

Aisyah , Jurnalis-Senin, 23 September 2013 |17:38 WIB
Gawat, Semua Lembaga Negara Terindikasi Korupsi
ilustrasi
A
A
A

JAKARTA – Pengamat politik dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi, menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memilah kembali prioritas kasusnya, mengingat saat ini dari lembaga legislatif hingga yudikatif sudah terlibat dalam kasus korupsi dan suap.
 
"Dalam situasi seperti ini, kita hanya berharap kepada KPK yang kita tahu sumber dayanya kecil. Oleh karena itu, KPK harus memilah prioritas bukan dari jumlahnya atau nilainya, tapi dari kualitasnya. Jadi mestinya yang disidik oleh KPK itu anggota kabinet, anggota DPR, anggora MA, kemudian Kejaksaan Agung dan Polri," kata Adhie di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (23/9/2013).
 
Adhie menilai situasi saat ini sudah krusial lantaran semua institusi dan pejabat penyelenggara negara sudah tidak ada yang jujur.
 
"Semua sudah menjadi bagian dari mafia dan praktik korupsi. Kayak Gita Wirjawan sudah jadi mafia impor. Orang baik kayak Rudi Rubiandini saja yang dulu ngeyel kan ternyata jadi bagian dari mafia," terang Adhie.
 
Seperti diketahui, anggota Komisi III DPR, Bachrudin Nasori, tepergok oleh wartawan tengah lobi-lobi dengan salah satu calon hakim agung, Sudrajat Dimyati, di toilet Gedung DPR. Kendati kemudian keduanya membantah melakukan lobi.
 
Bahkan, Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial (KY) Eman Suparman juga mengaku pernah ditawari uang sebesar Rp1,4 miliar oleh oknum parpol tertentu untuk meloloskan salah seorang calon.

(Catur Nugroho Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement