Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bangkai Heli yang Jatuh di Malinau Berada di Jurang

Amir Sarifudin , Jurnalis-Sabtu, 09 November 2013 |21:02 WIB
Bangkai Heli yang Jatuh di Malinau Berada di Jurang
Ilustrasi
A
A
A

BALIKPAPAN - Lokasi jatuhnya halikopter Mi-17 milik TNI AD di sekitar Pospamtas Bulan di Desa Apoping, Kecamatan Bahan Ulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, tepat di jurang. Sebanyak 13 dari 19 orang di dalamnya (berdasarkan manifest) dilaporkan tewas. Evakuasi rencananya akan dilakukan besok.

"Lokasinya berada di jurang, di tebing tinggi. Bisa dilihat hanya perlu alat untuk turun," ujar Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman kepada wartawan di Tarakan, Sabtu (11/8/2013).

Menurutnya, untuk sampai lokasi hanya bisa melalui jalur udara. Di sana tidak ada jalan raya, dan butuh waktu lebih dari sehari bila menelusuri sungai. "Di sana enggak ada jalan raya, lewat sungai juga sehari tidak sampai, jadi memang harus melalui udara," terangnya.

Tim evakuasi akan dikirim besok untuk melakukan pembersihan sekaligus mengangkut jenazah. Dia berharap agar jenazah korban tewas mudah dicari.  Dia juga belum bisa memastikan jumlah korban tewas. "Diperkirakan (tewas) 13 orang, tapi belum pasti, besok kita lihat lagi setelah dievakuasi," jelas Dicky.

Seperti diberitakan, selain membawa penumpang dan kru, di dalam helikopter juga ada logistik untuk pembangunan pospamtas. Helikopter jatuh kemudian terbakar. Dicky memastikan kondisi helikopter dalam keadaan laik terbang. Heli buatan Rusia tersebut baru dioperasikan pada 2010 untuk pengamanan wilayah di bawah Kodam VI/Mulawarman (Kalimantan Utara, Timur, dan Selatan).

(Risna Nur Rahayu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement