Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Kecelakaan di Sampang

Kebakaran Pikup karena Bensin Tumpah

Kebakaran Pikup karena  Bensin Tumpah
Kebakaran Pikup karena Bensin Tumpah (Foto: Syaiful/Okezone)
A
A
A

SAMPANG - Polisi langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan maut antara truk bermuatan LPG dengan sebuah pikup di Jalan Raya Desa Tadden, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara yang dilakukan jajaran polres Sampang, penyebab dari kebakaran mobil pikup dan truk pengangkut LPG diduga kuat lantaran dipicu bensin yang tumpah.

Di mana mobil pikup pascatabrakan terguling. Ketika mobil dalam kondisi terbalik, bensinnya tumpah dari tangki. Sehingga terjadi kebakaran yang sangat hebat. Lalu menyebabkan lima penumpang dan sopir pikup tewas terpanggang di lokasi.

Kapolres Sampang, AKBP Imran Edwin Siregar, menjelaskan, hasil olah TKP sementara yang dilakukan petugas menyebutkan kebakaran tersebut dipicu lantaran bensin tumpah saat mobil pikup terbalik. Kemudian kobaran api membakar mobil dan penumpang.

"Pikup terbalik dan bensin tumpah, sehingga menyebabkan kebakaran. Hasil olah TKP sementara kami begini," terang Imran pada wartawan saat dikonfirmasi di kejadian, Minggu (6/7/2014).

Menurut Imran, pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa kecelakaan antara mobil pikup dengan truk pengangkut LPG yang menyebabkan enam orang meninggal dunia. Kemudian penyebab secara pasti diketahui dengan jelas.

"Saat ini diperkirakan pikup dari arah pamekasan mendahului mobil dan dari arah depan muncul truk, itu yang menyebabkan kecelakaan. Namun, kami akan terus dalami peristiwa ini," tandas Imran.

Dalam peristiwa kecelakaan itu menyebabkan enam orang tewas. Mereka merupakan satu keluarga. Informasinya, para korban hendak pergi ke pasar Blega untuk berjualan.

(Carolina Christina)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement