"Saya sangat syok atas insiden pertama ini," kata Tony dalam jumpa pers di Crisis Center Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Sidoarjo, Minggu (28/12/2014) malam.
Oleh karena itu, pihaknya berupaya sebisa mungkin membantu tim SAR Indonesia dalam melakukan pencarian pesawat berpenumpang 155 orang tersebut.
Di tempat yang sama, Presiden Direktur Air Asia Indonesia Sunu Widyatmoko menambahkan, pihaknya memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban yang menjadi penumpang pesawat tersebut. Dukungan tersebut adalah pemberian akomodasi dan menyediakan penginapan hotel di dekat Bandara Juanda.
"Yang pasti kita sangat berduka, tapi kami juga memberikan dukungan untuk kepada para keluarga penumpang, seperti menyediakan akomodasi, menyediakan penginapan di hotel dekat bandara (Juanda)," tukasnya.
Kata Sunu, dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura itu, pesawat Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC membawa 155 penumpang. "Totalnya ada 155 penumpang rincianya 137 dewasa, 17 anak dan 1 bayi," lanjutnya.
"Dengan rincian, untuk WNI ada 149 orang, satu orang dari Inggris, tiga asal Korsel, satu orang asal Malaysia dan satu warga Singapura. Untuk kru pesawat ada tujuh orang, enam orang WNI dan satu warga negara Prancis," pungkasnya. (fmi)
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.