JEDDAH - Imam Masjidil Haram, Osama Khayyat, mengutuk ledakan bom yang terjadi di sebuah masjid di Asir pada Kamis lalu dan mengatakan tindakan itu sebagai sebuah kejahatan yang menimbulkan kerusakan ekstrim.
Sebuah bom bunuh diri meledak di sebuah masjid yang berada di dalam kawasan milik Akademi Kepolisian Arab Saudi. Aksi teror itu menewaskan 13 anggota kepolisian khusus Arab Saudi dan melukai sejumlah orang lainnya.
"Apa yang terjadi di Abha benar-benar sebuah tindakan perusakan yang jahat dan ekstrim. Ini benar-benar hanya dilakukan oleh orang-orang yang telah dipilih menjadi alat iblis," ujar Khayyat saat khotbah Salat Jumat, seperti dikutip dari Arabnews, Sabtu (8/8/2015).
Khayyat pun mempertanyakan bagaimana bisa seseorang meyakinkan dirinya untuk menjadi alat di tangan seorang musuh agama, bangsa, dan negara. Menurutnya, ini adalah jalan yang penuh dengan kejahatan.