JAKARTA - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengajukan protes kepada Biro Pers Istana Negara. Mereka protes karena hampir seluruh televisi nasional tidak dapat menayangkan live report reshuffle kabinet di Istana Negara siang tadi.
“IJTI mendapat laporan dari hampir seluruh stasiun televisi bahwa koordinasi live reporter Istana kacau,” ungkap Hendriana Yadi kepada Okezone, Rabu (12/8/2015).
Sejumlah stasiun televisi dari grup MNC, Emtek (SCTV, Indosiar), Transcorp, awalnya sudah siap untuk menayangkan siaran langsung perombakan kabinet. Tapi, akhirnya tidak dapat clean feed untuk ditayangkan di televisi masing-masing.
“Ini disebabkan Istana memberlakukan TVPool ke salah satu televisi,” ungkapnya.