PYONGYANG – Diperkirakan ketegangan Korea Utara (Korut) dengan Korea Selatan (Korsel) akan mencapai puncaknya pada hari ini. Pemimpin Tertinggi Korut, Kim Jong-un, telah memerintahkan pasukannya untuk menyerang Korsel pada pukul 09.30 waktu setempat.
Seperti diberitakan Mirror, Sabtu (22/8/2015), Korut menyatakan siap berperang dengan Korsel sejak Jumat 21 Agustus 2015 malam. Hal itu setelah terjadi saling balas serangan kedua negara yang terletak di Semenanjung Korea itu.
Ketegangan keduanya mulai memanas ketika Korut menyerang wilayah perbatasan untuk memprotes siaran propaganda anti-Pyongyang. Korsel membalas dengan menembakkan puluhan roket dari artileri ke wilayah Korut. Korut pun bersumpah akan membalas serangan itu dan memberi ultimatum kepada Korsel selama 48 jam.
“Korea Utara tidak membalas tembakan, tapi kemudian mengirim surat peringatan. Jika Korsel tidak menghentikan propaganda anti-Pyongyang melalui pengeras suara dalam rentang waktu 48 jam, maka mereka akan mengambil tindakan militer,” demikian isi pernyataan Kementerian Pertahanan Korsel.
Ultimatum yang diberikan Korut sudah melewati batas waktu. Kini, dunia sedang menanti dengan cemas apakah Kim Jong-un benar-benar akan menyerang Korsel atau tidak.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.