nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tembaki Tentara Pembelot, Menhan Korsel Anggap Korut Langgar Perjanjian Gencatan Senjata

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 27 November 2017 15:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 27 18 1821267 tembaki-tentara-pembelot-menhan-korsel-anggap-korut-langgar-perjanjian-gencatan-senjata-SQcshr6QO3.JPG Menteri Pertahanan Korea Selatan, Song Young-moo, mengunjungi lokasi di mana Oh ditemukan tergeletak (Foto: Kim Hong-ji/Reuters)

PANMUNJOM – Kasus penembakan terhadap tentara Korea Utara (Korut) yang membelot ke Korea Selatan (Korsel) masih menjadi pusat perhatian di Semenanjung Korea. Menteri Pertahanan Korsel, Song Young-moo, menuduh Korut melanggar kesepakatan gencatan senjata.

BACA JUGA: Membelot ke Korsel, Seorang Tentara Korut Ditembaki Teman-temannya

Ia lantas mengeluarkan peringatan agar Korut tidak lagi-lagi melanggar kesepakatan gencatan senjata tersebut. Pernyataan itu diungkapkan Song Young-moo saat mengunjungi serta memuji kesigapan tentara Korsel di Area Keamanan Bersama (JSA) di Desa Panmunjom, di zona demiliterisasi (DMZ).

“Menembak ke arah Korsel terhadap seorang pembelot, adalah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata. Melewati garis batas demarkasi militer, sebuah pelanggaran. Membawa senapan otomatis (di JSA), adalah pelanggaran lainnya,” ujar Song Young-moo, melansir dari Reuters, Senin (27/11/2017).

“Korea Utara harus diberi tahu bahwa pelanggaran-pelanggaran tersebut tidak seharusnya terjadi lagi,” tegas Song, seraya berdiri di tempat di mana tentara Korsel menemukan pembelot bermarga Oh tersebut.

BACA JUGA: Korsel Gunakan Pengeras Suara untuk Kabarkan Kondisi Tentara Korut yang Membelot

Sebagaimana diberitakan, Oh ditembaki oleh kawan-kawannya saat hendak menyeberang lewat perbatasan dengan Korsel. Dalam video yang dirilis Pasukan Komando PBB (UNC), tentara Korut terlihat melanggar perjanjian kesepakatan gencatan senjata karena melewati garis demarkasi militer.

Sejak pembelotan pada 13 November tersebut, Korut menempatkan penjaga di area yang dilalui Oh. Keamanan diperketat dengan pembuatan parit besar sekaligus menanam beberapa batang pohon.

(Tentara Korut memperhatikan gerak-gerik Menteri Pertahanan Korsel, Song Young-moo. Foto: Kim Hong-ji/Reuters)

Pada kunjungan tersebut, Song berdiri hanya sekira 10 meter (m) dari pohon-pohon yang ditanam oleh tentara Korut. Ketika ia berbicara, empat orang tentara Korut nampak mendengarkan dengan seksama.

BACA JUGA: Tembaki Tentara Pembelot, Korut Langgar Perjanjian Gencatan Senjata

BACA JUGA: Korut Perketat Penjagaan di DMZ Setelah Anggota Militernya Membelot

Bukti pelanggaran kesepakatan tersebut terpampang nyata di tembok besi yang memisahkan kedua Korea. Pejabat militer Korsel menunjukkan kepada Song Young-moo dua buah lubang bekas peluru yang ditembakkan tentara Korut untuk mencegah Oh agar tidak membelot. Pria berusia 24 tahun berpangkat sersan itu kini kondisinya berangsur-angsur membaik.

Di tempat terpisah, enam orang tentara, masing-masing tiga dari Korsel dan tiga dari Amerika Serikat (AS), diberikan penghargaan oleh Pasukan AS di Korea pada pekan lalu. Mereka dianggap berjasa karena sudah menyelamatkan Oh yang tergeletak akibat ditembak kawannya di perbatasan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini