KAIRO – Kelompok ISIS pada Rabu 9 September, kembali berulah melalui media sosialnya. Kali ini, melalui majalah online ISIS bernama Dabiq, kelompok ekstremis itu menampilkan dua foto sandera berbaju kuning.
ISIS mengklaim memiliki dua sandera asal Norwegia dan China dan akan menjual mereka. Dari foto yang ditampilkan di majalah online Dabiq, pria pertama terindentifikasi bernama Ole Johan Grimsgaard (48) asal Oslo, Norwegia.
Sementara pria kedua teridentifikasi bernama Fan Jinghui (50) yang merupakan seorang konsultan lepas asal China. ISIS dikabarkan meminta uang tebusan jika ada pihak-pihak yang ingin melihat sandera ini dilepaskan dan tetap hidup.
“Kami telah menyandera dua pria asal Norwegia dan China. Bagi siapapun yang ingin melihat mereka dilepaskan dan masih hidup, maka uang tebusan harus terpenuhi,” demikian tulisan yang dipublikasikan Dabiq bersamaan dengan foto dua sandera tersebut, seperti dilansir dari Sputnik, Kamis (10/9/2015).