Dalam publikasi tersebut, tidak dijelaskan secara rinci mengenai kapan dan di mana dua pria itu ditangkap. Mengetahui hal tersebut, Perdana Menteri (PM) Norwegia Erna Solberg telah menyampaikan pernyataannya melalui konferensi pers di Oslo.
“Dari foto yang dipublikasi, tim kami telah mengonfirmasi bahwa sandera itu memang warga negara kami yang telah lama menghilang di Suriah. Saya meyakini warga kami ditangkap oleh ISIS sekira Januari lalu,” ujarnya.
“Para penyandera meminta serangkaian uang tebusan. Kami tentu saja tidak akan menyerah pada tekanan teroris. Norwegia memang tidak bernegosiasi dengan teroris. Namun, tujuan kami tetap memrioritaskan keselamatan warga kami,” ucap PM Solberg.
Sementara itu, otoritas China hingga kini belum menyatakan keterangan terkait isu penyanderaan warganya oleh ISIS.
(Jihad Dwidyasa )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.