Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Suriah: Ulah Uni Eropa Jadi Akar Krisis Imigran

Jihad Dwidyasa , Jurnalis-Rabu, 16 September 2015 |19:37 WIB
Presiden Suriah: Ulah Uni Eropa Jadi Akar Krisis Imigran
Presiden Suriah, Bashar al Assad (Foto: AFP)
A
A
A

DAMASKUS – Krisis imigran yang terjadi di wilayah Eropa membuat Presiden Suriah Bashar al Assad berang. Menurutnya, tindakan negara-negara Uni Eropa (EU) yang lambat dalam memerangi kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah merupakan akar masalah krisis imigran Suriah.

“Negara anggota Uni Eropa yang lambat dalam memerangi ISIS menjadi akar utama timbulnya krisis imigran dan pengungsi asal Suriah. Oleh karena itu, para warga Suriah berbondong-bondong pergi ke Eropa,” ujar Assad, seperti dikutip IB Times, Rabu (16/9/2015).

“Jadi, selama negara-negara Barat mengikuti propaganda ini, maka mereka (Negara Barat) akan memiliki lebih banyak pengungsi. Jadi, ini bukan soal UE tidak menerima atau mengundang pengungsi sebagai pencari suaka, ini tentang tidak berurusan dengan akar masalahnya,” tambah dia.

Sebagaimana diberitakan, dalam beberapa pekan terakhir gelombang imigran dari Timur Tengah dan Afrika telah membanjiri Jerman. Imigran yang berasal dari Suriah bahkan harus mengalami insiden tragis karena tenggelam di peraian Turki dekat Semenanjung Bodrum.

Dengan terus meningkatnya jumlah imigran yang menuju Eropa, PBB bahkan memprediksi sekira 850 ribu imigran akan berupaya menyeberangi Laut Mediterania untuk menuju Eropa akan terjadi hingga 2016.

Faktor ekonomi dinilai menjadi salah satu alasan para imigran dan pengungsi itu bergerak menuju wilayah Eropa Barat. Para imigran bahkan ada yang melarikan diri dari negara asalnya untuk menyeberangi Laut Mediterania dengan menggunakan perahu, dan tidak sedikit di antara mereka yang tewas dalam perjalanan.

(Jihad Dwidyasa )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement