BAUBAU – Sebuah foto yang menampilkan perawat dan dokter ber-selfie saat menangani korban pembacokan beredar di media sosial dan membuat heboh masyarakat Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Dalam foto tersebut, terlihat seorang pasien sekarat menggunakan seragam sekolah tengah berbaring di atas tempat tidur, di belakangnya terlihat tujuh orang tenaga medis yang yang menyempatkan untuk menghentikan tindakan medis yang tengah dilakukan kepada korban pembacokan tersebut untuk diambil gambarnya. Bahkan, ada satu perawat terlihat berpose sambil menjulurkan lidahnya.
Peristiwa ini terjadi di ruangan unit gawat darurat (UGD) RSUD Palagimata Kota Baubau. Korban pembacokan merupakan seorang siswa SMP 3 Kota Baubau bernama Ardi, yang mengalami luka serius di kepala dan tangan akibat sabetan parang sehingga mengalami pendarahan dan harus menjalani operasi.
Sementara, salah seorang dokter yang ada di dalam foto, Ahdes mengatakan, tindakan mereka merupakan keperluan visum. Seperti biasa mereka melakukan foto terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan terhadap pasien.
“Tidak ada yang foto selfie, memang saya menyuruh salah seorang perawat untuk mengambil foto hanya untuk keperluan visum pasien, “ kata dia.
(Fransiskus Dasa Saputra)