Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dituding Bunuh 200 Warga Sipil, Rusia: 'Itu Informasi Palsu'

Jihad Dwidyasa , Jurnalis-Kamis, 24 Desember 2015 |10:00 WIB
Dituding Bunuh 200 Warga Sipil, Rusia: 'Itu Informasi Palsu'
rudal-rudal Rusia yang mengenai wilayah warga sipil di Idlib, Suriah (Foto: Reuters)
A
A
A

Pemerintah Rusia memang menyatakan ikut dalam memerangi ISIS di Suriah dengan meluncurkan serangan udara sejak 30 September 2015.

Serangan itu dilancarkan setelah Presiden Vladimir Putin mendapat dukungan dari Parlemen Rusia untuk menggelar operasi militer guna memerangi ISIS dan merespons pembicaraan dengan Obama di Sidang Majelis Umum PBB.

Sebelumnya, Rusia dituding oleh Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi militer untuk memerangi pemberontak Suriah didikan AS dan melindungi Presiden Suriah Bashar al Assad. Namun, Rusia menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukannya adalah untuk memerangi ISIS.

Kendati demikian, sejumlah serangan yang dilakukan jet tempur Rusia dikabarkan justru mengarah ke wilayah yang dimiliki oleh kelompok pemberontak dan berujung pada tewasnya warga sipil Suriah.

(Jihad Dwidyasa )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement