Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengacara Korban Penganiayaan Novel Sebut Jokowi Intervensi Hukum

Feri Agus Setyawan , Jurnalis-Selasa, 16 Februari 2016 |18:27 WIB
Pengacara Korban Penganiayaan Novel Sebut Jokowi Intervensi Hukum
Novel Baswedan (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kuasa hukum dari Irwansyah Siregar dan Dedi Mulyadi, Yuliswan melakukan roadshow mulai dari KPK, Komisi III hingga ke Kejaksaan Agung. Kedatangannya ingin meminta kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Novel Baswedan kepada kliennya itu dilanjutkan.

Pasalnya, ada upaya penyelesaian perkara Novel tersebut melalui opsi deponering atau mengeluarkan Surat Ketetapan Pengesampingan Perkara Demi Kepentingan Umum (SKP2) setelah Jaksa Agung HM Prasetyo dipanggil Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Yuliswan mengatakan pemanggilan Prasetyo oleh Jokowi itu merupakan langkah yang kurang tepat. Menurut dia, penegakan hukum tak boleh diintervensi siapapun, termasuk oleh presiden.

"Jokowi itu yang tak benar karena sudah intervensi hukum, padahal hukum itu tidak boleh diintervensi," ujar dia saat dihubungi Okezone, Selasa (16/2/2016).

Bahkan, Yuliswan menegaskan bahwa kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Novel harus segera disidangkan. Menurut dia, ibarat peribahasa, 'tegakan hukum biar pun langit bakal runtuh'.

"Kami minta segera disidangkan," tegasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement