Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemkot Banda Aceh Tolak Keberadaan LGBT

Salman Mardira , Jurnalis-Selasa, 23 Februari 2016 |14:59 WIB
Pemkot Banda Aceh Tolak Keberadaan LGBT
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

BANDA ACEH – Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh menolak tegas keberadaan lesbian, gay biseksual dan transgender (LGBT) di wilayahnya, karena perilaku itu bertentangan dengan norma agama, sosial, budaya dan adat setempat.

“Kita menolak LGBT,” seru Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal kepada wartawan, usai menghadiri kegiatan pagelaran busana muslim di Aula SMK Negeri Banda Aceh, Selasa (23/2/2016).

Menurutnya, LGBT merupakan penyakit penyimpangan seksual yang meresahkan dan harus dicegah penularannya di masyarakat.

“Penyakit ini sesuatu yang kita benci, perbuatan mereka. Tapi kita masih menghargai manusia. Tentu ini harus kita perangi,” lanjutnya.

Meski Aceh berstatus daerah syariat Islam, Illiza mengakui, di Kota Banda Aceh juga masih ada kaum atau kelompok LGBT yang kebanyakan berasal dari kalangan mahasiswa.

“Didominasi oleh mahasiswa, tapi mencari keberadaan mereka ini bukan hal mudah. Karena tidak bisa kita langsung menuding seseorang tanpa bukti,” paparnya.

Pemkot Banda Aceh, dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan membahas pencegahan LGBT. Dia juga berharap masyarakat dan para orangtua berperan dalam mengantisipasi berkembangnya perilaku LGBT.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement