Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Air Mata Luhut Tumpah saat Mengenang Brigjen Syaiful Anwar

Gunawan Wibisono , Jurnalis-Selasa, 22 Maret 2016 |16:50 WIB
Air Mata Luhut Tumpah saat Mengenang Brigjen Syaiful Anwar
Foto: Antara
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan terlihat berkaca-kaca saat melayat ke kediaman keluarga Brigjen Syaiful Anwar yang merupakan korban tewas jatuhnya Helikopter TNI AD jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171.

Duka mendalam Luhut karena pada sebelum rombongan terbang dari Desa Napu menuju Poso, Brigjen Syaiful Anwar sempat menghubunginya.

Saat itu Luhut sempat menanyakan kabar kondisi ke-12 pasukan yang ikut dalam Operasi Tinombala untuk membekuk Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso di Poso, Sulawesi Tengah.

"Saya masih bicara sama Syaiful beberapa waktu sebelum dia pergi, telefon dari tempat dia mau take-off. Ya ngomong gimana pergerakan pasukan, baik-baik semua," ujar Luhut di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Syaiful juga sempat meminta izin kepadanya agar pembicaraan yang dilakukan bisa didengarkan dan berbicara oleh semua prajurit tersebut."Terus dia minta izin dia buka speaker supaya saya bicara ke prajurit-prajurit yang lain," jelasnya.

Pesemayaman Korban Heli Jatuh

Sebagaimana diketahui, 13 prajurit TNI yang meninggal dunia tersebut mendapat tanda jasa Bintang Bhayangkara Nararya dari Polri. Mereka juga mendapatkan kenaikan pangkat anumerta dari TNI atas jasa menjadi Satuan Tugas (Satgas) Tinombala di Poso.

Berikut nama-nama jenazah yang menjadi korban dalam tragedi itu, dan telah mendapat penghargaan negara:

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement