Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Maju Independen Tapi Didukung Partai, Ahok Akui Ambigu

Reni Lestari , Jurnalis-Jum'at, 01 April 2016 |17:19 WIB
Maju Independen Tapi Didukung Partai, Ahok Akui Ambigu
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), telah memutuskan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI melalui jalur independen atau perseorangan.

Meski begitu, ada dua partai politik (parpol) yang menyatakan mendukung dirinya dalam pesta demokrasi tersebut, yakni Partai Nasdem dan Hanura. Menanggapi hal ini, Ahok mengaku, jalur yang dipilihnya dan dukungan parpol terhadap dirinya merupakan dua hal yang ambigu.

“Ya bisa saja (ambigu). Sekarang gini, parpol mau dukung kita, keadilan ambigu ya bisa saja dong,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Namun begitu, ia menegaskan, meski didukung parpol, ia tetap maju sebagai calon independen. Sebab, parpol tak terlibat dalam pendaftaran yang akan lakukan ke KPUD DKI nanti.

“Waktu saya daftar ke KPUD, Partai tanda tangan enggak? Enggak, berarti saya independen,” imbuh dia.

Ditanya mengenai kepentingan dua parpol yang mendukung dirinya, Ahok mengatakan, ada keinginan dari masyarakat yang berusaha ditampung oleh Nasdem dan Hanura. “Partai juga punya kepentingan dong. Dia enggak pengen rakyat menganggap dia enggak mengikuti keinginan rakyat,” pungkas Ahok.

(Fransiskus Dasa Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement