Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Konflik dengan Ahok, Presiden Jokowi Panggil Pimpinan BPK

Gunawan Wibisono , Jurnalis-Kamis, 14 April 2016 |09:48 WIB
Konflik dengan Ahok, Presiden Jokowi Panggil Pimpinan BPK
Foto: Antara
A
A
A

JAKARTA - Terjadi polemik besar antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Aziz terkait pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

Sepertinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin membiarkan polemik tersebut berlarut-larut. Karena itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memanggil pimpinan BPK. Pertemuan itu akan dilakukan hari ini sekira pukul 14.00 WIB.

Sebelum diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ahok menyebut audit yang dilakukan BPK ngawur. (Baca juga: Ahok Jelaskan Proses Pembelian RS Sumber Waras)

Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula dari sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta yang melaporkan Ahok ke KPK terkait kasus RS Sumber Waras. Laporan tersebut merujuk pada paparan anggota BPK beberapa waktu lalu yang menemukan penyelewengan pembelian lahan untuk pembangunan rumah sakit itu seluas 3,7 hektare.

BPK menemukan perbedaan nilai jual objek pajak (NJOP) pada lahan di sekitar RS Sumber Waras yakni Jalan Tomang Raya dengan lahan rumah sakit itu di Jalan Kiai Tapa. BPK menaksir kerugian negara mencapai Rp191 miliar. Dalam laporannya, BPK meminta Ahok membatalkan pembelian.

Ahok juga direkomendasikan meminta pertanggungjawaban Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) agar menyerahkan lokasi fisik tanah di Jalan Kiai Tapa. Tak mengindahkan rekomendasi tersebut, Ahok justru mengotot membeli lahan pembangunan RS Sumber Waras.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement