Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DS Bakar Kantor Kejati Jabar karena Banyak Jaksa Korup

CDB Yudistira , Jurnalis-Senin, 06 Juni 2016 |11:48 WIB
DS Bakar Kantor Kejati Jabar karena Banyak Jaksa Korup
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

BANDUNG – Pria berinisial DS (58) yang jadi tersangka pembakar Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mengakui aksi dilakukannya didasari kegeraman terhadap perilaku penegak hukum yang korup. Selain itu, DS kesal karena terlalu banyak penegak hukum yang tidak bersikap adil terutama terhadap rakyat kecil.

Hal itu dikatakan DS melalui kuasa hukumnya, Torkis Parlaungan Siregar. "Masih saja banyak penegak hukum, dalam hal ini jaksa yang korup. Malah makin menggila, padahal mereka harusnya menegakkan hukum, bukan menginjak-injaknya,” ujar Torkis di Mapolsek Bandung Wetan, Senin (6/6/2016).

Aksi pembakaran, menurutnya, merupakan akumulasi ketidakpercayaan DS terhadap penegak hukum. Meski begitu, Torkis mengatakan aksi pembakaran yang dilakukan DS bukanlah perkara extraordinary.

Sebab, pembakaran tersebut tidak membuat orang lain terluka. Justru, DS dinilai memberikan sinyal kepada negara bahwa ada kecacatan di lembaga kejaksaan.

(Baca juga: Kantor Kejati Jabar Ternyata Dibakar, Seorang Pelaku Ditangkap)

“Berapa banyak oknum jaksa yang minta uang kepada orang yang sedang berperkara? Klien saya bisa memaparkannya, tapi mungkin nanti dibeberkan saat persidangan,” tutur Torkis.

Sebagaimana diberitakan, DS sudah ditingkatkan kasusnya menjadi tersangka pembakaran Kantor Kejati Jabar. Kasusnya yang semula ditangani Polsek Bandung Wetan juga sudah dilimpahkan ke Polrestabes Bandung. DS ditangkap polisi tak lama usai kebakaran Kantor Kejati Jabar pada Minggu 5 Juni 2016 siang.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement