JAKARTA - Persaingan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 berpotensi menimbulkan perpecahan antarmasyarakat. Sebab, nantinya akan banyak isu yang beredar mengenai idolanya masing-masing.
Menanggapi hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto mengimbau masyarakat untuk bisa bersikap cerdas dalam menyikapi isu yang ada.
"Media massa saat ini mudah sekali menyampaikan aspirasi mereka. Bagi saya, tentunya kalau enggak dijaga dengan baik kita akan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang dilemparkan tanpa tahu sumbernya benar atau tidak," kata Moechgiyarto di Gedung Joeang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (29/8/2016).
Tak hanya soal isu, panasnya persaingan di Pilgub terkadang membuat seorang publik figur berbicara hatespeech. Hal itu tentu menjadi salah satu faktor pemicu konflik.
"Sekarang kalau publik figur bicara hatespeech itu kan juga jadi masalah. Kemudian menjelek-jelekan yang satu dan dia merasa hebat sendiri," ujar dia.
Sayangnya, polisi juga tidak bisa menindak pelaku hatespeech lantaran belum ada pasal yang menjelaskan hal tersebut.
"Hatespeech belum ada pasalnya. Ada di ITE tapi cuma tertentu yang ujungnya menghina. Orang kan semakin pintar sekarang, kalau dia menunjuk orang langsung 'oh ini bahaya bagi saya' makanya dia tidak menunjuk orang tertentu. Dia ngomongnya ditujukan untuk umum tapi orang sudah mengerti arahnya ke mana," tukasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.