Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Calon Gubernur Aceh Diminta Tak Intimidasi Warga

Antara , Jurnalis-Sabtu, 12 November 2016 |10:09 WIB
Calon Gubernur Aceh Diminta Tak Intimidasi Warga
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Sudarmo mengingatkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang menjadi peserta Pilgub Aceh 2017 tidak mengintimidasi masyarakat.

"Biarkan masyarakat memilih sesuai hati nuraninya," kata Sudarmo di Banda Aceh, Sabtu, (12/11/2016).

Sudarmo mengatakan, pemilihan kepala daerah merupakan kesempatan bagi masyarakat Aceh menentukan pemimpinnya untuk masa lima tahun ke depan.

Jadi, kata dia, biarkan masyarakat Aceh memilih pemimpinnya sesuai dengan pilihan dan hati nuraninya. Jangan memaksa masyarakat yang tidak sesuai dengan kehendaknya.

"Bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, kami mengharapkan harus mampu menciptakan situasi kondusif, aman dan damai," ujar dia.

Ia menegaskan pasangan calon tidak memberikan intimidasi dan ancaman yang menimbulkan keresahan masyarakat. Apalagi keresahan tersebut menimbulkan korban.

Sebelumnya, kata Sudarmo, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sudah menandatangani deklarasi pilkada damai dan berintegritas. Deklarasi tersebut merupakan komitmen pasangan calon mewujudkan pilkada damai, berintegritas serta terlaksana dengan demokratis, kata dia.

"Pilkada ini merupakan kesempatan bagi masyarakat Aceh memilih pemimpinnya. Biarkan masyarakat memilih dengan tanpa ketakutan, tanpa intimidasi, dan kekerasan," kata dia.

Kepada penyelenggara pilkada, sebut Sudarmo, baik Komisi Independen Pemilihan (KIP) maupun Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) beserta jajarannya untuk tetap menjaga integritas dan netralitasnya.

"Penyelenggara pilkada diingatkan tidak berpihak kepada pasangan calon tertentu. Biarkan pasangan calon berkompetisi merebut simpatik masyarakat," tutupnya.

Pilkada di Provinsi Aceh digelar 15 Februari 2017. Pilkada itu digelar serentak antara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2017-2022 dengan pemilihan 20 dari 23 bupati/wali kota dan wakil di Provinsi Aceh.

(Feri Agus Setyawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement