nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resmi Memimpin, Amin-Zainal Ingin Wujudkan Banda Aceh Jadi Kota Gemilang

Rayful Mudassir, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 18:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 07 340 1731264 resmi-memimpin-amin-zainal-ingin-wujudkan-banda-aceh-jadi-kota-gemilang-CcOWQu54H8.jpg Pelantikan Aminullah-Zainal Arifin sebagai walkot dan wawalkot Banda Aceh oleh Gubernur Aceh (foto Humas Pemkot Banda Aceh)

BANDA ACEH – Pasangan Aminullah Usman-Zainal Arifin resmi menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022, usai dilantik dan diambil sumpah oleh Gubenur Aceh Irwandi Yusuf mewakili Mendagri. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung DPR Kota Banda Aceh, Jumat (7/7/2017).

Pelantikan berlangsung tertib. 500 personel gabungan bersiaga di sekitar gedung. Akses lalu lintas di jalan depan Gedung DPRK ditutup sementara. Usai pelantikan, Aminullah-Zainal dipeusijuek atau ditepung tawari di Taman Sari Bustanul Salatin depan Gedung DPRK Banda Aceh, disertai kenduri syukuran.

Aminullah-Zainal merupakan pemenang Pilkada Kota Banda Aceh 2017. Pasangan itu mengalahkan petahana Illiza Saaduddin Djamal yang berduet dengan Farid Nyak Umar.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf usai pelantikan mengucap selamat untuk pemimpin terpilih di Banda Aceh. Ia berharap keduanya siap menjalani amanah dengan baik. Irwandi juga meminta Amin-Zainal melayani masyarakat dengan baik.

"Terpilihnya saudara Aminullah Usman dan saudara Zainal Arifin pada pilkada yang lalu adalah buah dari sikap kritis warga terhadap demokrasi dan masa depan kota ini. Kita saksikan sendiri, pilkada itu berlangsung aman, tentram dan jauh dari hiruk pikuk yang mengganggu ketenangan masyarakat," kata Irwandi dalam sambutannya.

Gubernur meminta pejabat baru tersebut serius memperhatikan percepatan kawasan industri Pelabuhan Lampulo melalui investasi asing maupun dalam negeri, agar kawasan tersebut dapat dijadikan pusat perikanan di Aceh.

Irwandi juga meminta seluruh pejabat semasa kepemimpinan Aminullah - Zainal, dipilih tidak karena adanya hubungan personal, namun melalui jelang jabatan sebagaimana peraturan yang berlaku.

"Saya berharap saudari Illiza tetap berkenan memberi kontribusi bagi pembangunan kota, sehingga Banda Aceh dapat tampil sebagai Kota Islami dan rujukan bagi pelayanan publik yang terbaik di Indonesia," tukas gubernur.

Sementara Aminullah mengatakan dirinya ingin menjadi pemimpin yang pro rakyat. Ia mengajak masyarakat bersatu tanpa membedakan lagi pilihan politik saat pilkada.

“Jika ada riak yang kurang baik, mari kita sama-sama melupakannya. Tetapi saya tak akan pernah lupa kepada jasa warga kota Banda Aceh kepada kami. Saya berjanji untuk tak akan menjadikan diri saya sebagai pemimpin untuk sekelompok orang, melainkan pemimpin untuk semua rakyat warga kota Banda Aceh, warga yang mendukung dan juga yang tidak mendukung saya pada pilkada yang lalu,” ujar Aminullah.

“Kami tetap berpegang pada visi misi mewujudkan Banda Aceh kota gemilang dalam bingkai syariah. Kita tetap akan memprioritaskan bidang agama, perekonomi dan pendidikan,” tegas Aminullah.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini