Helikopter Siap Bawa Pemudik yang Sakit di Tengah Kemacetan

BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Dodo Suhendar menyatakan pihaknya mengupayakan berbagai cara untuk memberikan pelayanan maksimal dalam bidang kesehatan untuk para pemudik.

Petugas medis dan rumah sakit se-Jawa Barat pun disiagakan untuk menangani pemudik yang sakit atau perlu mendapat penanganan medis lebih lanjut. Sehingga saat diperlukan, pemudik akan mendapat penanganan yang cepat.

Salah satu yang dilakukan adalah menyiapkan helikopter untuk membawa pemudik yang sakit. Fokus utamanya adalah pemudik sakit yang terjebak dalam kemacetan parah.

"Kalau untuk helikopter itu ada, tapi dalam kondisi khusus, dan itu dibawah komando Polda Jawa Barat. Kemarin waktu rapat sudah dibahas, akan dibantu oleh Polda," kata Dodo, Selasa (21/6/2017).

Dia pun bersyukur karena dengan begitu tugas petugas kesehatan akan lebih terbantu. Di sisi lain, pemudik yang sakit juga bisa ditangani lebih cepat.

Meski begitu, ia menegaskan petugasnya sudah siap menangani para pemudik yang sakit saat perjalanan. Segala hal sudah disiapkan, mulai dari tenaga medis, perlengkapan medis, hingga mobil ambulans dan sepeda motor ambulans.

Tapi, penanganan dan penggunaan sarana serta prasarana kesehatan itu akan disesuaikan dengan kebutuhan. Saat masih bisa ditangani petugas di lapangan, maka pasien akan ditangani di lapangan.

Jika ternyata pasien harus dirujuk, maka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil atau sepeda motor. Sementara jika kondisinya benar-benar harus menggunakan helikopter, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat agar helikopter bisa dipakai.

"Kita berharap masing-masing dari (fasilitas kesehatan) ini berfungsi efektif. Jadi masing-masing ada perannya sendiri-sendiri," ucap Dodo.

(ris)
Live Streaming
Logo
breaking news x