Ibu Kota tak hanya menanggung beban berat penduduk yang padat, kemacetan, polusi udara, hingga banjir. Pusat bisnis di Tanah Air ini menjadi daya tarik warga dari pelosok Nusantara untuk mengadu nasib.
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen (Purn) Nugroho Jayusman mengatakan persoalan pengemis jalanan yang menjamur di saat bulan suci perlu diatasi secara serius.
Ada-ada saja cara orang mengais rejeki jelang Ramadan. Salah satunya dengan mengemis. begitupun banyak juga cara yang digunakan pengemis untuk meminta uang kepada peziarah di makam-makam.
Di tengah himpitan ekonomi, menjadi pengemis menjadi satu pilihan bagi sebagian orang. Pasalnya penghasilan yang diperoleh dari mengemis terbilang sangat menjanjikan.
Fenomena kehadiran pengemis dadakan di Jakarta mulai terasa sehari menjelang bulan Ramadan. Disinyalir, pengemis tersebut sengaja dikoordinir oleh orang yang ingin mencari untung.
Sehari menjelang bulan Ramadan, sejumlah warga mulai berdatangan ke makam untuk berziarah. Sejak pagi hari, makam-makam di wilayah Jakarta pun mulai diserbu peziarah.
Pemprov DKI Jakarta membantah mengeluarkan larangan untuk memberikan sedekah pada bulan Ramadan. Pemprov hanya mengimbau agar masyarakat yang akan memberikan bantuan agar berkoordinasi dengan pihak kepolisian.