Kebijakan pembelian kembali (buy back) saham sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dianggap salah satu jurus jitu. Asumsi di atas itulah yang diambil pemerintah untuk meredam dampak negatif krisis global saat ini.
Belakarlah hingga ke negeri China. Demikian kata pepatah. Untuk urusan bisnis TNI, China bukan bisa dijadikan contoh dalam reformasi militer, tetapi juga dapat dijadikan acuan bagi kekuatan bersenjata.
Keterlibatan militer Indonesia di dunia bisnis punya sejarah panjang. Dari yang legal hingga ilegal pun dilakoni. Kini, pemerintah ingin mengambil alih, bersediakah mereka?
Salah satu reformasi TNI yang masih tersendat adalah pengalihan bisnisnya. Terkesan militer masih setengah hati menyerahkan pundi-pundi uangnya kepada pemerintah.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia MS Hidayat gelisah. Dia tak habis pikir bagaimana baju batik yang sejatinya produk andalan Indonesia justru bisa diproduksi China secara massal dan membanjiri pasar dalam negeri.
Banyak negara yang akhirnya mengoreksi kebijakan dengan menyetujui perdagangan bebas. Sebab, dampak negatif globalisasi mulai terasa. Isu nasionalisme pun kembali dianut.