Pihak Institut Pertanian Bogor (IPB) memastikan tidak akan menggubris ultimatum Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mengumumkan merek susu berbakteri. Ketegasan IPB ini didukung sejumlah universitas di Indonesia.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Hery Suhardianto berkeras tidak akan mengumumkan merek susu berbakteri enterobacter sakazakii, meski Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sudah memberikan ultimatum.
Berdasarkan pada literatur, lanjut Anas, bayi yang rentan pada bakteri sakazakii adalah bayi yang imunitasnya rendah. Biasanya saat bayi berusia 0-2 bulan
Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Yonny Koesmaryono, mengatakan terkait polemik hukum susu berbakteri, pihaknya pada prinsipnya tetap menghormati hukum.