Setelah melakukan penyisiran lagi, akhirnya Gegana yang didatangkan dari Polda Jabar menemukan 18 granat lainnya di sekitar kediaman Phoa In Liong atau yang biasa dipanggil Boy (70), sehingga total keseluruhan berjumlah 20 granat.
Boy (70), warga Jalan Gunung Karumbi Nomor 4, Cidadap, Bandung, yang di halaman rumahnya ditemukan dua buah granat aktif, masih enggan berkomentar kepada wartawan. Dirinya nampak menjauh ketika para kuli tinta hendak mewawancarai.
Pekerja bangunan Sarjo (40) menemukan dua buah granat aktif di kediamanan seorang pensiunan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Boy (70) di Jalan Gunung Karumbi Nomor IV Cidadap, Bandung. Sarjo mengungkapkan dua buah granat tersebut ditemukannya saat sedang menggali tanah di halaman belakang rumah Boy.
Acim bin Hadi (22), warga Kampung Cibungur Rt 04/02 Desa Cikaum, Barat Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, Kamis pagi sekira pukul 09.30 WIB menemukan granat berbentuk nanas.
Warga Jalan Sukabungah, Gg H Tabri Kelurahan Sukabungah Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung dikagetkan dengan penemuan Granat Air. Granat tersebut pertama kali ditemukan oleh Agus Supratman (59), yang tengah membongkar pndasi rumah Durahman.
Satu buah granat yang ditemukan seorang pemulung di bantaran kali Ciliwung diamankan petugas Brimob ke Polsek Setiabudi. Granat itu ditemukan persis di depan Rumah Sakit Agung Manggarai.
Sebuah granat nanas ditemukan di pinggir kali Ciliwung, Manggarai, Jakarta Selatan. Sejumlah tim gegana diterjunkan di lokasi untuk mengamankan granat tersebut.