Pengamat Komunikasi Effendi Gazali menilai, upaya impeachment yang dilakukan pihak tertentu dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah logika yang tidak masuk akal.
Bagi pakar komunikasi politik Effendi Gazali, pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih berbelit-belit. Dia pun menyusun teks pidato terkait sikap Presiden atas kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.
Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie menilai adanya pihak-pihak yang sengaja menunggu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melanggar undang-undang, sebagai alat impeachment terhadap SBY. Dugaan itu dinilai berlebihan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam kasus Bank Century. Karena itu mantan Presiden Abdurrahman Wahid meminta polisi untuk menangkap keduanya
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid menilai jika Kejaksaan Agung tidak mengeluarkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) kasus Chandra Hamzah, maka kedaulatan hukum benar-benar ternoda.
Penyelesaian konflik antara KPK-Kejaksaan Agung-Polri dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah layaknya bola panas yang dilemparkan Presiden ke kepolisian dan kejaksaan.
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, mengaku kecewa dengan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyikapi rekomendasi Tim 8, Senin malam.
Fraksi Partai Hanura menilai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Bibit dan Chandra semalam tidak jelas. SBY pun didesak untuk mempertegas sikapnya kepada rakyat.