Keberadaan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, seharusnya tidak membuat lemah pemerintah dalam melakukan diplomasi dengan pemerintah negeri jiran itu.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas menilai rencana pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Markas Besar TNI di Cilangkap belum menunjukan isyarat adanya rencana perang dengan Malaysia.
Perang urat syaraf saat ini tengah melanda negeri serumpun yakni Indonesia dan Malaysia. Sekalipun hal seperti ini kerap terjadi, namun disinyalir konflik kali ini telah mencapai puncaknya.
Usul agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera bertemu langsung dengan PM Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak guna mencari resolusi konflik perbatasan terus bergulir.
Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga menjelaskan jadwal buka puasa Presiden di Mabes TNI Cilangkap sudah disusun sejak jauh hari.
Memanasnya hubungan Malaysia-Indonesia tak urung menimbulkan spekulasi terangkatnya kapak perang di kedua belah pihak. Namun Ketua DPR Marzuki Alie mempertanyakan keungtungan dari peperangan di dua negeri serumpun itu.
Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang terlihat hati-hati menyikapi memanasnya hubungan Indonesia-Malaysia, dinilai sebagai tindakan yang sangat tepat.