JAKARTA - Pecah ban depan yang dialami pesawat Adam Air tujuan Jakarta Medan di Bandara Soekarno Hatta sore ini terjadi saat pesawat belum memacu kecepatan di run way.
"Pecah ban terjadi, pesawat belum sampai
run way.Tapi masih di
taxi Way," terang Direktur Komunikasi Adam Air, Danke Drajad
saat dihubungi okezone, Sabtu (24/11/2007).
Danke menambahkan, di
taxi way, pesawat masih dalam keadaan seperti mobil berjalan pelan menuju
run way yang berjarak sekitar 400 meter. Pesawat mengalami pecah ban depan saat baru mencapai di titik 100 meter.
"Di
taxi way 25, pesawat berjalan baru menggelinding, tiba-tiba ban pecah," jelasnya.
Danke juga menjelaskan bahwa pesawat yang dikemudikan Pilot Pantom dan Ko Pilot Garyadi itu akhirnya gagal berangkat untuk diperbaiki.Sementara para penumpang pun tidak dapat langsung meninggalkan pesawat karena tidak ada tangga turun.
"Ya kan untuk jarak pesawat dengan tangga cukup jauh sehingga harus dipindahkan dulu dan dipasangkan ke pesawat, jadi butuh waktu," kilah Danke.
Menurutnya para penumpang sudah berhasil dievakuasi ke ruang tunggu bandara oleh petugas dan sekira pukul 19.30 pesawat yang ditumpangi 166 penumpang itu telah dipindahkan ke pesawat lain untuk melanjutkan perjalanan ke Medan.
Sementara itu, Danke mengaku tidak mengetahui penyebab pecah ban tersebut karena menurut dia sebelum berangkat, pesawat telah diperiksa. "Kami belum tahu kenapa ban bisa pecah karena sebelumnya seluruhnya sudah diperiksa, termasuk ban pesawat. Mungkin ada benda tajam yang mengakibatkan ban pecah," ujarnya.
(Fitra Iskandar)