JAKARTA - Jago PDIP dalam Pilkada Banyumas Jawa Tengah Aris Wahyudi diduga melakukan pemalsuan ijazah palsu. Jika terbukti dan disingkirkan KPUD, maka PDIP memastikan akan cari jago lain.
"Setelah KPUD menentukan, tentunya partai akan mengambil langkah-langkah pergantian," jelas Sekjen PDIP Pramono Anung usai menghadiri acara pembukaan turnamen bulu tangkis Megawati Cup di Istora Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2007).
Pergantian calon bupati, menurut Pramono adalah biasa. Namun pihaknya belum akan melakukan pergantian calon bupati, jika belum ada keputusan dari KPUD.
"Tetapi kalau yang bersangkutan memenuhi syarat untuk maju, kami akan tetap memberi dukungan. Jadi kita akan melihat apa yang menjadi keputusan KPUD, itu yang akan menjadi pegangan PDIP," lanjutnya.
Pramono juga menjelaskan, bahwa PDIP masih memiliki banyak kader untuk menggantikan posisi Aris Wahyudi, sehingga PDIP tidak terlalu khawatir menanggapi polemik soal ijazah palsu yang bakal merontokan Aris sebagai jago PDIP di Pilkada Banyumas.
Namun Pramono enggan menyebutkan nama yang dapat menggantikan posisi Aris Wahyudi itu. "Hal itu belum dapat diputuskan," tutur dia singkat.
(Fitra Iskandar)