JAYAPURA - Untuk menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jayapura menjelang HUT Organisasi Papua Merdeka atau OPM pada 1 Desember, Polres Jayapura dan Kodim 171 menggelar operasi gabungan.
"Operasi gabungan ini segaja digelar untuk mengantisipasi hal-hal negatif yang bisa mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat," ujar Kapolresta Jayapura AKBP Robert Djoenso, Rabu (28/11/2007).
Ia mengatakan, razia ini akan dilanjutkan hingga 1 Desember mendatang, agar keamanan di wilayah Jayapura dan sekitarnya kondusif. "Kita merazia penumpang yang membawa senjata tajam, api, minuman keras, dan atribut Organisasi Papua Merdeka," tegasnya.
Ia menjelaskan, Jayapura sangat vital dan menjadi barometer keamanan di Papua. "Kami memberikan keamanan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu isu 1 Desember mendatang," ungkapnya.
Selain itu, Robert mengatakan, sejumlah personel disebar di titik-titik yang menjadi pusat berkumpulnya massa. "Seluruh personel polres disiagakan dan kami meminta masyarakat turut berpartisipasi menjaga kemanan dan tidak terprovokasi," tegasnya.
Kapolres Kabupaten Jayapura AKBP Drs Didi Suprihadi mengatakan, aparat kepolisian mempersilakan masyarakat menggelar acara 1 Desember di makam Theys.
Namun, diingatkan agar di balik kegiatan tersebut jangan untuk melakukan kegiatan yang melanggar hukum. "Jika memang ditemukan pelanggaran hukum, yang jelas akan berhadapan dengan hukum," tegasnya.
Terpisah, Ketua Umum Rukun Keluarga Jayawijaya (RKJ) Provinsi Papua di Jayapura, Philipus Halitopo menyatakan, terkait tanggal 1 Desember, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Papua, terlebih khusus warga Pegunungan Tengah untuk tidak melakukan kegiatan yang mengarah pada tindakan anarkis.
(Nurfajri Budi Nugroho)