TANGERANG - Ahmad Faisal (13), salah satu murid di Panti Asuhan Al-Mubarokh di Jalan KH Mustofa, Batu Ceper, Tangerang, ditemukan tewas tergantung di panti tersebut. Muncul dugaan anak baru gede itu menggantung dirinya sendiri.
Namun, anehnya, posisi Faisal saat gantung diri dalam keadaaan tidak wajar. Pasalnya, posisi kaki tertekuk dan kaki menyentuh tanah.
Salah satu pengasuh, M Indrawan mengaku melihat Faisal selama dua hari ini sering menyendiri dan melamun. Namun saat ditanya apakah ada persoalan Faisal selalu berkelit dan menghindar.
"Saya kurang tau permasalahannya apa, tapi belakangan ini raut mukanya sangat tertekan," ujarnya.
Menurutnya, Faisal ditemukan pertama kali oleh Abdullah. Saat itu Abdullah yang sedang menuruni tangga melihat Faisal sedang berdiri dengan seutas tali sepatu di lehernya yang digantungkan di bawah tangga lantai 2.
Awalnya Abdullah mengira Faisal sedang becanda, karena posisi Faisal tidak seperti orang gantung diri. Di mana kedua kakinya menyentuh tanah dan posisi kaki sedikit tertekuk. Tidak hanya itu saja, lidah Faisal juga tidak menjulur sepertilayaknya orang gantung diri. Bahkan dia sempat mengajak bicara. Namun Faisal tidak menjawab.
Melihat ada yang tidak beres, apalagi ketika di dorong tubuh faisal langsung lunglai, Abdullah langsung berteriak minta tolong. Kontan, saja, seluruh penghuni panti asuhan langsung berhamburan menuju asal teriakan tersebut.
Selanjutnya, melihat Faisal sudah tidak bernyawa, pihak panti asuhan langsung mengurus jenazah bocah itu. Bahkan ketika aparat kepolisian Batu Ceper datang, jenasahnya sudah siap dikubur.
Akan tetapi aparat kepolisian yang curiga dengan kematian Faisal menyuruh pihak panti asuhan membawa jenazah ke RSU Tangerang untuk kepentingan otopsi.
"Dengan otopsi akan diketahui penyebab kematian Faisal," kata salah satu aparat kepolisian Batu Ceper.
(Nurfajri Budi Nugroho)