PADANG-Dua orang warga Perumahan Lubuk Intan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatra Barat, Firdaus (8) dan Wahyu (10) sore tadi ditemukan sudah tak bernyawa di Sungai Batang Kandis.
Menurut Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran, Banjir dan Bencana Alam, Ardi Syaf, kedua bocah tersebut ditemukan sudah meninggal dunia, bocah tersebut yaitu Firdaus (8) ditemukan pukul 15.14 WIB berjarak 20 Meter dari tempat hanyut dan Wahyu (10) pukul 18.20 WIB sejauh 10 Meter dari TKP.
"Awalnya mereka mandi-mandi disungai pukul 14.12 WIB bersama empat temannya yang selamat, namun karena kedua korban ini tidak bisa berenang akibatnya hanyut terseret arus sungai," katanya, Selasa (18/12/2007).
Ia menambahkan sungai tersebut arusnya masih deras karena dua hari sebelumnya daerah Lubuk Buaya dilanda banjir, sehingga arus sungai Batang Kandis kuat.
Empat orang teman korban yang selamat itu, Rido (8), Apris (8), Dayat (11) dan Cristian (12). Ardy juga menjelaskan teman-temannya itu tidak bisa menolongnya karena korban terbawa arus ketengah sungai yang dalam, akhirnya empat teman korban itu lansung melapor ke warga setempat.
Berkat bantuan Dinas Pemadan Kebakaran dan warga setempat akhirnya kedua korban cepat ditemukan.
"Setelah ditemukan kedua korban itu lansung dibawa kerumah orang tuanya korban di sekitar daerah tersebut," kata Ardi.