Musim Kemarau, Kera Ekor Panjang Mengancam Borobudur

Muhammad Slamet, Jurnalis
Rabu 09 Juli 2008 17:41 WIB
Share :

MAGELANG - Sebanyak empat Kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah rawan serangan kera ekor panjang, pada musim kemarau. Masing-masing, Kecamatan Borobudur, Muntilan, Dukun, dan Ngablak.

"Daerah-daerah tersebut umumnya memiliki pegunungan atau perbukitan yang dihuni kera ekor panjang ini. Jika kemarau datang, pasokan di air dan makanan di pegunungan sering habis. Akibatnya mereka turun ke desa-desa," terang Kepala Seksi Pelestarian Flora dan Fauna Dinas Pertanian Kabupaten Magelang Darmanto, Rabu (9/7/2008).

Kata Darmanto, untuk Kecamatan Muntilan hewan mamalia tersebut menyerang Desa Gunungpring. Untuk Kecamatan Ngablak yang berada di lereng gunung Telomoyo, menyerang Desa Pagergunung. Sementara di Kecamatan Dukung yang berada di Lereng Merapi menyerang Desa Sengi dan Ngargomulyo.

"Di Kecamatan Borobudur, menyerang desa-desa yang berada di bawah pegunungan Menoreh," jelasnya.

Darmanto menambahkan, selama ini penghijauan yang dilakukan di antaranya dengan menanam aneka jenis buah-buahan terutama jambu mete di kaki pegunungan tersebut belum maksimal. Sebab, dana yang disediakan untuk penghijauan tersebut masih terbatas.
"Sehingga tanaman buah-buahan yang ada pun, sangat terbatas. Padahal, musim kemarau tidak bisa diprediksi," katanya.

Kadus Malangan, Ngargogondo, Kecamatan Borobudur Abdul Jalil menambahkan, kera-kera tersebut tak hanya menyerang tanaman di ladang. Hewan-hewan tersebut bahkan menyerbu nasi aking yang dijemur warga di pekarangan rumah.

"Padahal, kera-kera ini sudah merusak lahan pertanian warga. Berbagai jenis tanaman seperti umbi-umbian, maupun buah juga diserbu kera ini," imbuhnya.

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya