BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan mengkhawatirkan turunnya hujan di Kota Balikpapan bertepatan dengan Pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Gubernur Kaltim putaran ke-2, bisa mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih.
"Hujan ini bisa pengaruhi tingkat partisipasi karena bisa saja mereka hanya di rumah," ujar Wali Kota ditemui usai mencoblos di TPS 7 Kelurahan Sepinggan, Kamis (22/10/2008).
Meski demikian Imdaad optimistis Pilgub putaran dua ini mencapai angka partisipasi minimal 60 %. "Saya kira cukup representatif kalau hanya 60 % masyarakat menggunakan hak pilihnya," ujarnya.
Pilgub Kaltim diikuti 2,3 juta pemilih, khusus di Kota Balikpapan jumlah pemilih 364.000 tersebar di 814 TPS. Pantauan di sejumlah TPS-TPS Kota Balikpapan, banyak TPS yang sepi. Tidak tampak adanya antrean warga yang ingin mencoblos .
Hal itu seperti terlihat di TPS 7, 23, 55 Kelurahan Sepinggan, dan TPS 02 Kelurahan Damai, TPS 33, 37 kelurahan Gunung Sari Ulu. TPS 17, TPS 10 kelurahan Gunung sari ilir.
Bahkan di TPS 17 sekitar Gunung sari Ilir, pihak KPPS mengundang warga untuk mencoblos melalui pengeras suara.
Di TPS 7 Kelurahan Sepinggan, dari jumlah 347 pemilih hingga pukul 12.00 Wita baru sekitar 200 pemilih yang menggunakan hak pilihnya.
Sementara suasana di LP Balikpapan, pencoblosan sudah selesai sejak jam 10.30 Wita. Dari 305 pemilih, yang mencoblos hanya 270 orang. "Di sini rampung lebih cepat karena napi di kumpulkan bersamaan.," ujar ketua TPS 55 LP Balikpapan Sinaga.
Pada Pilgub putaran pertama pada tanggal 26 Mei 2008 lalu, jumlah golput mencapai 30 %. Pilgub putaran kedua ini diikuti dua pasangan calon, Awang Faroek- Farid Wadjdy dan Achmad Amins- Hadi Mulyadi.
(Fitra Iskandar)