JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji Ali Alatas sebagai sosok negosiator dan diplomat yang cerdas, tangguh dan piawai dalam mewakili Indonesia di meja perundingan.
Hal tersebut disampaikan SBY saat menyampaikan pidato pada upacara pemakaman Ali Alatas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat (12/12/2008).
"Kita hadir di sini di Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk memberikan penghormatan terakhir melalui upacara kemiliteran. Upacara ini kita selenggarakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari negara dan pemerintah atas jasa Darma Bhakti dan jasa Almarhum semasa hidupnya pada bangsa dan negara," tutur SBY.
Sebagai diplomat, lanjut SBY, mantan Menteri Luar Negeri itu memiliki kelas tersendiri. Atas prestasinya itu, sejarah mencatat dengan tinta emas sejumlah prestasi Ali Alatas.
Usai dimakamkan, SBY beserta keluarga dan kerabat Ali Alatas menabur bunga ke pusara Ali Alatas. Kemudian, SBY meninggalkan tempat.
Menurut pantauan, setelah dimakamkan keluarga besar Almarhum tidak lantas meninggalkan tempat. Mereka menggelar tahlilan di pusara tersebut.(lsi)
(M Budi Santosa)