Meutia Hatta: Perempuan dan Anak Perlu Dilindungi dari Rokok

Tritus Julan, Jurnalis
Rabu 28 Januari 2009 04:14 WIB
Share :

MOJOKERTO - Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta mengaku setuju dengan fatwa merokok haram yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut dia, fatwa itu dinilai juga bisa melindungi kaum perempuan dan anak-anak yang harus dibebaskan dari asap rokok.

"Kalau MUI menelurkan fatwa itu, jelas dengan landasan agama. Kalau saya, melihat dari sisi hak perempuan dan anak yang harus dilindungi juga," kata Meutia Hatta saat singgah di rumah Dinas Bupati Mojokerto, Selasa (27/01).

Dia juga mengatakan, ada banyak regulasi yang harus diatur untuk melindungi dua kelompok tersebut dari asap rokok. Salah satunya adalah tempat-tempat yang harus bebas dari asap rokok. Selain itu, juga sosialisasi bahwa anak-anak dan perempuan tak boleh terekspos langsung dengan rokok.

"Juga, iklan rokok yang tak boleh ditayangkan dalam acara anak-anak," tandasnya.

Dia juga optimis jika di Indonesia bisa diperlakukan ketat bagi para perokok. Termasuk untuk produsen rokok yang selama ini telah menyumbang dalam jumlah besar untuk sektor pajak.

"Di Amerika bisa, kenapa di sini tidak bisa. Produsen rokok bisa mengatur soal produksi mereka-lah," tukasnya.

Dia juga menyebut, untuk memuluskan perlindungan perempuan dan anak dari asap rokok ini, perlu kerjasama dengan organisasi dunia, seperti WHO dan UNICEF. "Kerjasama ini perlu dilakukan, agar sejumlah program untuk ini, bisa mendapat dukungan," tukasnya.

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya